Wednesday, June 6, 2012

Teknikal Indicator : Moving Average (MA)

Hari ini kita akan membahas tentang salah satu indikator yang paling saya sukai, paling sederhana dan paling mudah dipahami yaitu Indikator Moving Average (MA). Sinyal-Sinyal yang dihasilkan oleh indikator ini menjadi dasar utama saya dalam melakukan Swing Trading di IHSG.terbukti ampuh dalam menghasilkan profit secara konsisten. :D

Moving Average adalah salah satu alat dalam analisa teknikal Saham yang menunjukkan nilai rata-rata suatu harga untuk jangka waktu tertentu. Misalnya Harga rata-rata untuk 50 hari disebut MA(50) adalah nilai dari penjumlahan 50 buah data harian kebelakang, lalu total nilai penjumlahan tersebut dibagi 50.Nilai ini selalu bergerak dan diupdate berdasarkan data terbaru sebanyak 50 buah data tersebut sehingga disebut moving atau bergerak.

moving average sendiri digolongkan kedalan jenis trend following indicator karena selalu bergerak mengikuti tren harga yang ada. Jika harga bergerak naik, maka lambat laun moving average juga akan mengikuti. Semakin kecil periode yang anda gunakan dalam moving average, maka semakin sensitif pada pergerakan harga.

Moving average yang umumnya sering digunakan oleh para investor atau trader adalah simple moving average, yakni hanya menambahkan seluruh harga penutupan pada periode tertentu dan kemudian membaginya dengan jumlah periode. Mungkin alasan penggunaannya adalah mudah untuk dihitung. Namun sekarang terdapat beberapa perkembangan dari moving average, beberapa yang sering disebutkan adalah weighted moving average (WMA) dan exponential moving average (EMA). Weighted moving average adalah moving average yang memberikan pembobotan lebih pada periode yang paling terakhir terjadi. Para pengguna indikator ini yakin bahwa harga yang terakhir terjadi adalah harga yang paling relevan untuk digunakan dalam memprediksi pergerakan berikutnya. Sebagai ilustrasi, jika anda akan membeli rumah tentu anda akan mengecek berapa harga terakhir dari rumah tipe idaman anda. Tentu yang anda akan cek adalah harga terakhir, semakin up to date semakin baik. Kalau anda ingin sinyal buy dan sinyal sell yang lebih cepat, maka gunakanlah WMA.

Akan tetapi, yang perlu diingat bahwa Moving Average Moving average sangat jelek dalam mengidentifikasi tren yang sedang sideways. Moving average cenderung banyak melakukan kesalahan dalam mengidentifikasi tren yang sideways. pasar yang sideway adalah perangkap bagi trader yang menggunakan Indikator MA, termasuk indikator lainnya yang termasuk kedalam trend following.

didalam Swing Trading yang saya gunakan dalam melakukan trading sehari-hari, Indikator MA ini saya gunakan sebagai Parameter awal untuk menfilter Saham-saham yang sedang dalam Trending naik, yaitu :
1. Kurva MA10 dan Kurva MA20 dalam arau uptrend, sebagai sinyal saham masih bullish.
2. Volume perdagangan yang cukup tinggi diantara rata-rata volume perdaganan 20 hari.
3. Harga ditutup diatas MA20 dan MA50.
4. Kurva MA20 dan MA50 Merupakan support kuat.Kurva Indokator MA50 lebih kuat sebagai support dibanding MA20. Jika MA50 ditembus kebawah, berat bagi harga untuk segera bisa mengalami pullback seperti yang diharapkand alam swing trading ini, dan biasanya harga dapat diprediksi akan memasuki zona bearish.

Demikian sedikit pembelajaran kita tentang Teknikal indikator ini,
Happy Trading, Semoga Cuan selalu.

Salam,
Roy Baroes