Friday, December 7, 2012

Portofolio 07 Desember 2012

Tidak ada hal lain yang lebih menyenangkan dari pada suatu kondisi dimana pada saat Penutupan pasar saham, Portofolio kita berwarna hijau tebal alias Potensi profit yang cukup tebal

Penutupan hari ini IHSG masih merah. Ada saham yang kena cutloss tetapi ada saham yang larinya kencang yaitu Bhakti Capital (BCAP)

. Inilah seninya trading saham. asal disiplin dan money management terlaksana dengan baik, Insyaallah konsisten profit.

Mayoritas sekarang saya sangat mengandalkan saham-saham dari infrastuctur san property, paling tidak sampai akhir tahun.

Besar harapan saya agar para bandar Saham tetap melakukan Window Dressing akhir tahun ini, IHSG bisa tembus 4500 dan target tahunnan saya dari trading saham dengan total profit 20% dari Modal Awal tahun ini bisa tercapai..

Semoga MESTAKUNG alias Semesta Mendukung..
Semoga juga BANDARKUNG Alias Bandar Mendukung...

Happy Trading...
Semoga profit selalu..

Roy Baroes

Monday, November 26, 2012

Portofolio 26 November 2012

Sampai penutupan hari ini, dari hasil the Explorer Metastock saya untuk besok tidak ada sinyal beli yang keluar untuk swing trading saya, ini berarti sama dengan hari ini tidak ada sinyal beli, Sehingga saya harus disiplin untuk tidak memasang posisi beli saham apapun, kalaupun ada transaksi yang dilakukan karena karena harga saham dalam porto saya sudah menyentuh cutlose atau target harga yang dipasang sejak awal sahat tersebut dibeli dan trailingnya.

Dalam Swing trading yang saya gunakan, salah satu hal terpenting adalah melindungi modal atau mengunci keuntungan yang sudah didapat, sehingga hal yang harus segera dilakukan ketika pasar tutup dan posisi portofolio sudah pada posisi profit adalah melakukan Trailing Stop.

Hari ini dan besok saya tidak memasang posisi buy, sedang menunggu kondisi beberapa watchlist saham saya. saatnya melakukan evaluasi protofolio, mengatur kembali money management agar selalu profit dan trading menjadi begitu menyenangkan.

Gambar diatas adalah posisi portofolio saya hari ini, Alhamdulillah semuanya menghijau alias dalam posisi profit, menyenangkan bukan?

Biasanya dalam posisi begini, trader menjadi lengah, kurang disiplin, trader menjadi lebih tamak alias "Greed", ingin segera membeli saham sebanyak-banyaknya, tetapi bagi saya, saat bullish seperti inilah kesempatan saya untuk berpikir secara rasional dan memperbaiki money management saya.

Akhir kata, serupa dengan sistem trading apapun atau betapapun canggih sistem trading anda, selalu atur money management dan psikologi anda dalam melakukan trading. inilah yang saya lakukan dengna swing trading sistem ini.

Salam Swinger, semoga selalu untung.

Roy Baroes

Friday, November 23, 2012

AKRA : Swing Trading untuk 23 November 2012

Hari kamis kemaren tanggal 22 November 2012, cukup banyak saham-saham yang mengalami pullback. Ini sangat menarik bagi kita para swinger untuk mendapatkan profit maksimal dalam trading saham di IHSG.

Salah satu saham yang menarik untuk diamati hari ini adalah saham AKRA atau AKR Corporindo. Tbk

AKRA mengalami pullback dari Support sekitar 4350 dan ditutup naik ke 4400 dengan titik tertinggi mencapai 4425. Ini Berarti, hari ini kita pasang posisi beli 1 tick diatas harga tertinggi kemaren yaitu diharga 4450
Berikut ini adalah trading plan AKRA untuk hari ini.

.

Sekian rekomendasi saya hari ini dan Disclaimer always On.
Jangan lupa disiplin, terapkan money management.
Salam Swinger,Happy Cuan.

Boy Baroes

Wednesday, November 21, 2012

Swing Trading untuk 21 November 2012

Mau trading apa Hari ini, dengan tetap bergaya Swing trading, maka salah satu yang menarik adalah saham Betonjaya Manunggal, alias BTON.

ADX(20) masih cukup diangka 34, Force index(3) masih di -3, dan Force index(13) masih positif bernilai 9.

Yang menarik, BTON membentuk Pola Descending Flag, dengan 3 hari Higher low berturut, sehingga posisi terbaik untuk memberi adalah 1 tick diatas harga tertinggi penutupan kemaren.

Berikut adalah Trading plan untuk BTON hari ini.

Disclaimer On.

Jangan lupa agar selalu disiplin, terapkan money management sesuai dengan kemampuan modal anda.

Salam,
Roy Baroes

Tuesday, November 20, 2012

Swing Trading untuk 20 November 2012

Stock Picking Buat Selasa, 20 November 2012

Sebenarnya ada 2 buah saham yang sedang koreksi dan masuk didalam screening Swing trading yang saya buat. Yaitu BCAP dan TOTL. Tetapi untuk Stock Picking Swing trading kali ini saya akan memberikan trading plan hanya untuk TOTL atau Total Bangun Persada yang sedang dalam trend Bullish.

Pasar harga beli 1 tick diatas harga penutupan hari sebelumnya serta jangan ragu harus cutloss jika harga ditutup di 780 atau lebih rendah dari 780.

Disclaimer On.

Jangan lupa agar selalu disiplin, terapkan money management sesuai dengan kemampuan modal anda.

Salam,
Roy Baroes

Monday, November 19, 2012

EKAD.. apa iya harus nekat?

Hari ini, EKAD ditutup melemah diharga 475, menembus support harga 495.

Tapi sesuai trading plan yang saya berikan bahwa pasng posisi buy diharga 520. Hari ini Harga tertinggi EKAD tidak berhasih menyentuh posisi beli kita, berarti kalau kita disiplin membeli 1 tick diatas harga tertinggi hari sebelumnya, maka kita akan aman. tidak ada transaksi.


Lalu apa rencana untuk saham ini?
Mari kita lihat indikator lainnya, ADX(20)= 16.1, +DI(20)=25.3 dan -DI(20)=21
Ini berarti EKAD sudah masuk ke fase Trading, bukan lagi fase Trending, walaupun masih dikatakan bullish dalam jangka menengah- panjang, tetapi sayang harganya sudah menembus MA20 walaupun belum terjadi deathcross antara MA10 dengan MA20.

Lalu apa masih berminat? Kalau memang anda adalah trader yang sedikit nekat, bernyali tinggi dan senang memompa adrenalin, sesuai dengan aturan Swing trader, maka posisi beli kita revisi dan dipasang diharga 510 Yaitu 1 tick diatas harga penutupan hari sebelumnya.
Tapi jangan lupa, Disiplin, hanya beli jika tembus harga 510. Dan sesuaikan dengan money manajement anda. Jika Nekad untuk tetap mendapatkan momen rebound si EKAD.

Selamat malam, Happy trading
Semoga cuan.

roy baroes

Swing Trading untuk 19 November 2012


Stock Picking Buat Selasa, 19 November 2012
Ekadhama International. Tbk, (EKAD)



Disclaimer On.
Jangan lupa disiplin, terapkan money management. Happy Cuan
Salam,
roy Baroes

Wednesday, November 14, 2012

Update Swing Trading MTLA

Posisi beli MTLA di 495 sudah terpenuhi di tanggal 13 November 2012.
Jangan lupa naikkan trailling stop.

Jual 50 % jika tembus 570. Lalu terapkan prisip "Let your Profit run".
Cutloss jika harga tutup dibawah 475.

Disclaimer On.

Selalu disiplin, Terapkan money management.

Salam Cuan,
Roy Baroes

Swing Trading untuk 13 November 2012

Stock Picking Buat Selasa, 13 November 2012
Metropolitan Land, Tbk. (MTLA)



Disclaimer On.

Jangan lupa disiplin, terapkan money management.
Salam,
Roy Baroes

Wednesday, June 6, 2012

Teknikal Indicator : Moving Average (MA)

Hari ini kita akan membahas tentang salah satu indikator yang paling saya sukai, paling sederhana dan paling mudah dipahami yaitu Indikator Moving Average (MA). Sinyal-Sinyal yang dihasilkan oleh indikator ini menjadi dasar utama saya dalam melakukan Swing Trading di IHSG.terbukti ampuh dalam menghasilkan profit secara konsisten. :D

Moving Average adalah salah satu alat dalam analisa teknikal Saham yang menunjukkan nilai rata-rata suatu harga untuk jangka waktu tertentu. Misalnya Harga rata-rata untuk 50 hari disebut MA(50) adalah nilai dari penjumlahan 50 buah data harian kebelakang, lalu total nilai penjumlahan tersebut dibagi 50.Nilai ini selalu bergerak dan diupdate berdasarkan data terbaru sebanyak 50 buah data tersebut sehingga disebut moving atau bergerak.

moving average sendiri digolongkan kedalan jenis trend following indicator karena selalu bergerak mengikuti tren harga yang ada. Jika harga bergerak naik, maka lambat laun moving average juga akan mengikuti. Semakin kecil periode yang anda gunakan dalam moving average, maka semakin sensitif pada pergerakan harga.

Moving average yang umumnya sering digunakan oleh para investor atau trader adalah simple moving average, yakni hanya menambahkan seluruh harga penutupan pada periode tertentu dan kemudian membaginya dengan jumlah periode. Mungkin alasan penggunaannya adalah mudah untuk dihitung. Namun sekarang terdapat beberapa perkembangan dari moving average, beberapa yang sering disebutkan adalah weighted moving average (WMA) dan exponential moving average (EMA). Weighted moving average adalah moving average yang memberikan pembobotan lebih pada periode yang paling terakhir terjadi. Para pengguna indikator ini yakin bahwa harga yang terakhir terjadi adalah harga yang paling relevan untuk digunakan dalam memprediksi pergerakan berikutnya. Sebagai ilustrasi, jika anda akan membeli rumah tentu anda akan mengecek berapa harga terakhir dari rumah tipe idaman anda. Tentu yang anda akan cek adalah harga terakhir, semakin up to date semakin baik. Kalau anda ingin sinyal buy dan sinyal sell yang lebih cepat, maka gunakanlah WMA.

Akan tetapi, yang perlu diingat bahwa Moving Average Moving average sangat jelek dalam mengidentifikasi tren yang sedang sideways. Moving average cenderung banyak melakukan kesalahan dalam mengidentifikasi tren yang sideways. pasar yang sideway adalah perangkap bagi trader yang menggunakan Indikator MA, termasuk indikator lainnya yang termasuk kedalam trend following.

didalam Swing Trading yang saya gunakan dalam melakukan trading sehari-hari, Indikator MA ini saya gunakan sebagai Parameter awal untuk menfilter Saham-saham yang sedang dalam Trending naik, yaitu :
1. Kurva MA10 dan Kurva MA20 dalam arau uptrend, sebagai sinyal saham masih bullish.
2. Volume perdagangan yang cukup tinggi diantara rata-rata volume perdaganan 20 hari.
3. Harga ditutup diatas MA20 dan MA50.
4. Kurva MA20 dan MA50 Merupakan support kuat.Kurva Indokator MA50 lebih kuat sebagai support dibanding MA20. Jika MA50 ditembus kebawah, berat bagi harga untuk segera bisa mengalami pullback seperti yang diharapkand alam swing trading ini, dan biasanya harga dapat diprediksi akan memasuki zona bearish.

Demikian sedikit pembelajaran kita tentang Teknikal indikator ini,
Happy Trading, Semoga Cuan selalu.

Salam,
Roy Baroes

Tuesday, May 22, 2012

Mengapa harus dengan Swing Trading?

Apakah dengan Swing trading , saya pasti untuk dalam melakukan trading saham? Lalu apa yang bisa kita dapatkan dengan Swing Trading?
Seperti metoda trading lainnya, Swing Trading merupakan salah satu teknik yang termasuk kedalam kategori Methode, salah satu M dari 3M dalam trilogy Mind, Methode and Money. 2 buah M lainnya merupakan Psychology Trading dan Money Management.

Bagaimana Swing Trading bereaksi terhadap pasar sehingga memberikan kita Profit?
Dalam swing trading, yang terpenting untuk dilakukan adalah menekan potensi resiko serendah mungkin untuk mendapatkan potensi profit yang lebih besar terhadap resiko rugi.Tanamkan sembonyan "Low Risk High Profit" setiap trading anda.
Untuk itu sarat utama adalah, kita harus memilih saham-saham yang sedang dalam Zona Trending, lalu kita menunggu saham-saham yang sedang trending tersebut beristirahat untuk mengumpulkan kembali momentum penguatannya. Biasanya fasa ini dikenal sebagai koreksi sehat,dan ketika saham akan pullback, saham akan kembali melanjutkan trend penguatannya, maka saat itu adalah saat terbaik membeli saham yang sudah masuk ekdalam radar anda.

Objectif utama dari Para Swing trader adalam mendapatkan profit dari pergerakan swing saham yang bergerak dalam rentang harian, biasanya saya menggunakan rentang antara 3 hari sampai 5 hari. ini adalah time frame yang sesuai dengan gaya saya karena saya bukan day trader. tapi saya memiliki cukup waktu untuk melakukan riset swing trading ini minimal 1 minggu sekali saat weekend.

Demikian sekilas lanjutan tentang Swing trading
akan saya lanjutkan dilain waktu untuk strategi masuk (beli) dan keluar (jual) dengan swing trading ini.

Happy trading, Semoga selalu cuan
Salam hangar

Roy Baroes

Sunday, March 25, 2012

Indikator Bollinger Bands

Bollinger Bands, adalah suatu indikator yang membantu kita para trader membandingkan volatilitas dan harga relatif dalam satu periode analisis, sehingga dikategorikan sebagai volatility Indicator.

Bollinger bands sendiri sebenarnya terdiri atas tiga buah garis yang membentuk semacam sabuk pembatas terhadap pergerakan harga. Namun dalam penerapannya garis tengah Bollinger Bands seringkali tidak ditampilkan karena memang garis tengah tersebut hanyalah garis Moving Averages biasa. Perhatikan gambar berikut :


Bollinger Bands sendiri berbentuk sebuah rentang band (sabuk pita) harga yang menjadi pembatas pergerakan harga. Apabila terjadi ketidak seimbangan antara demand dan supply, maka Bollinger Bands akan lebih melebar dibandingkan kondisi seimbang.

Bollinger Bands adalah indikator awal yang tidak dapat dipakai sebagai indikator action. Harus dipakai bersama indikator lainnya. Tentukan salah satu indikator yang terbaik bagi Anda sebagai indikator action, Beberapa indikator action yang baik adalah RSI, Stochastic ataupun momentum. Pilihlah dan kombinasikan sesuai gaya trading Anda.

Pada umumnya harga akan bergerak dalam sabuk, namun demikian dapat juga harga bergerak diluar dari sabuk. Ini dapat berarti akan terjadi reversal atau malah sebaliknya penguatan trend yang sedang berlangsung. Untuk mengetahuinya kita dapat melihat indikator action yang kita pakai.

Penentuan periode dalam Bollinger Bands juga berpengaruh disini. Semakin kecil periode yang dipakai maka lebar sabuk akan semakin kecil dan demikian sebaliknya. secara umum Bollinger Bands terdiri dari tiga garis yaitu Upper Line, Botom Line, dan garis tengah diantara Upper Line dan Bottom Line (garis Moving Average).

Interpretasi dasar Bollinger Bands adalah bahwa harga cenderung tetap di dalam band atas dan bawah. Ciri khas Bollinger Bands adalah bahwa jarak antara band bervariasi berdasarkan volatilitas dari harga. Selama periode perubahan harga mata uang ekstrim (yaitu, volatilitas tinggi), band memperluas untuk menjadi lebih lebar. Selama periode volatilitas rendah, band-band yang sempit untuk memuat harga mata uang. Band diplot dua deviasi standar di atas dan di bawah rata-rata bergerak. Mereka menunjukkan "sell" ketika di atas rata-rata bergerak (atau dekat dengan bagian atas band) dan "buy" ketika dekat dengan band yang lebih rendah. Band yang digunakan oleh beberapa trader saham dalam hubungannya dengan analisis lainnya sebagai konfirmasi adalah RSI, MACD dan stohastik.

Middle Band merupakan kiraan harga closing untuk period tertentu dan menjadi dasar(base) kepada Upper Band dan Lower Band yang diprediksi dengan data-data highest price untuk Upper Band dan data-data lowest price untuk Lower Band. ‘Default Parameter’ ialah 20-2.

Signal untuk BUY adalah ketika bar telah melewati Lower Band dan diikuti dengan formasi Bullish Candlestick Pattern. Signal untuk SELL sekiranya bar telah melewati Upper Band dan diikuti dengan formasi Bearish Candlestick Pattern. Selain itu, ketiga-tiga band tersebut juga berfungsi sebagai Support/Resistance Level.

Sekian dulu pembelajaran kita tentang Teknikal indikator ini,
Happy Trading, Semoga Cuan selalu.

Roy Baroes

Wednesday, March 14, 2012

MTLA : Swing Trading untuk 14 Maret 2012

Stock Picking Buat Rabu , 14 Maret 2012.
Metropolitan Land.Tbk. (MTLA)

Berdasarkan penutupan 13 Maret Kemaren, Harga Force index (3) Metropolitan Land Tbk. (MTLA) sudah memasuki zona Negatif sedangkan Force index (13) masih Positif dimana ADX(20) >30.

Berikut ini adalah trading Plan Metropolitan Land.Tbk. (MTLA)

Disclaimer On.
Jangan lupa agar selalu disiplin, terapkan money management sesuai dengan kemampuan modal anda.

Salam,
Roy Baroes

Wednesday, February 8, 2012

Swing Trading untuk 8 Februari 2012

Stock Picking buat Rabu, 8 February 2012
WIjaya Karya. Tbk, (WIKA)

Mulai bulan januari 2012, WIKA sepertinya sudah mulai bergerak dalam trend bullish, dimana indikator ADX(20) mulai diatas 30, dan +D > -D. untuk itu kita mulai menunggu kapan saham ini akan mengalami pullbak, beristirahat sejenak sebelum melanjutkan trend penguatannya.

Berikut ini adalah Trading Plan untuk saham WIKA, Pasang posisi beli 1 tick diatas harga tertinggi penutupan kemaren. Hanya beli jika harga tembus angka 700.

Cutlose jika harga tutup di bawah harga 650

Disclaimer On.
Jangan lupa disiplin, terapkan money management. Happy Cuan

Salam,
Roy Baroes

Wednesday, February 1, 2012

Indikator Teknikal: Average Directional Index Movement (ADX)

Dalam Swing Trading yang saya gunakan, salah satu yang menjadi syarat saham yang akan saya tradingkan adalah saham-saham yang berada dalam trend bullish, saya akan menghindari saham-saham yang berada dalam fase trading. Hal ini dikarenakan dalam melakukan trading, saya mencari profit yang maksimal dengan resiko seminimal mungkin.

Untuk mengetahui saham-saham yang berada dalam trending bullish, saya menggunakan Indikator teknikal Average Directional Index Movement (ADX).
ADX dikembangkan oleh J. Welles Wilder dan berguna untuk menghitung kekuatan trend, apakah itu trend bullish atau trend bearish. Umumnya Jika ADX untuk rata-rata 20 hari atau ADX(20) > 30, maka pasar didefinisikan kedalam fase trending, sedangkan bila ADX(20)< 30, maka saham dikategorikan kedalam fasa trending atau sideway.

ADX biasanya terlampir dalam grafik beriringan dengan dua garis yang disebut dengan Directional Movement Indicators (DMI). ADX sendiri merupakan rata-rata dari kedua garis tersebut. Pertama adalah garis +D, yang mencerminkan seberapa kuat atau lemah uptrend dalam pasar. Kedua adalah garis –D, yang menggambarkan seberapa kuat atau lemah downtrend. Dengan begitu, dalam swing trading yang saya gunakan, saya hanya memilih saham yang uptrend atau harga +D > -D.

Demikian sedikit pembelajaran kita tentang Teknikal indikator ini,
Happy Trading, Semoga Cuan selalu.

Salam,
Roy Baroes

Sunday, January 29, 2012

Turtle Trading System

Sebagai seorang trader, baik saham, forex, future dan lainnya, memiliki sebuah trading system yang sesuai dengan gaya kita masing-masing adalah suatu hal yang utama. ini adalah tiga pilar penting dalam diri seorang trader yang biasa dikenal sebagai 3M (Mind, Money, Methode).

Kali ini kita akan mengenal secara pintas salah satu system trading yang cukup terkenal dikalangan para trader maupun investor yaitu Turtle Trading System, atau Trading bergaya kuya..he..he..

Hal yang saya suka dari system trading kuya ini adalah filosofi bahwa kesuksesan trading didapat dari proses pembelajaran daripada sekedar memiliki bakat. Dalam sekali maknanya dan sungguh mengesankan untuk dipelajari, Turtle trading pertama kali di perkenalkan oleh Richard Dennis dimana Richard Dennis percaya bahwa kesuksesan trading didapat dari proses pembelajaran daripada sekedar memiliki bakat. Denis berselisih paham mengenai hal tersebut dengan rekannya sesama trader William Eckhardt.

RIchard Dennis bergabung dengan Chicago Mercantile Exchange saat umur 17 tahun. Beberapa tahun kemudian dia mulai melakukan trading di lantai bursa Chicago Board of Trade Building. Dia memutuskan untuk menjadi trader penuh waktu pada umur 21. Dennis adalah lulusan dari DePaul University dengan gelar BA. Gelar pascasarjana didapat dari Tulane University sebelum bergabung di Chicago Board of Trade.

Pada saat liburan di Singapura, Dennis mengamati para peternak tankar kura-kura. Cara unik yang diperlihatkan para penangkar itu adalah dengan memastikan apakah si anak penyu dapat bertahan hidup atau tidak adalah dengan memasukan mereka satu persatu ke air. Penyu yang tenggelam dielimasi oleh petangkar tersebut karena dianggap tidak mampu hidup lama. Sementara yang bertahan dan berenang dianggap mampu dan dipelihara untuk dijual nantinya.

Dennis percaya bahwa kesuksesan trading didapat dari proses pembelajaran daripada sekedar memiliki bakat. Denis berselisih paham dengan rekannya sesama trader William Eckhardt, mengenai hal tersebut.

Kemudian pada tahun 1983 Dennis merekrut 13 orang murid yang juga dikenal sebagai "The Turtles" yang berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda bahkan yang tidak memiliki pengalaman dalam investasi / trading sebelumnya. Tujuannya adalah membuktikan bahwa dengan mengikuti suatu aturan tertentu dalam bertrading, seseorang dapat 'belajar' menjadi sukses dalam trading. Masing-masing muridnya itu dipercayakan untuk mengelola dana yang sama besar dan diperintahkan mengikuti sebuah aturan yang ditetapkan Dennis, disebut juga Turtle Rules. Uniknya, meskipun memiliki aturan yang sama, para muridnya itu memberikan hasil yang berbeda-beda. Program pelatihan tersebut berakhir pada tahun 1988 dan sebagian dari para Turtles menjadi Trader sukses dan sebagian gagal.

Trading sistem yang didasari oleh konsep 'Trend Follower' dan diajarkan oleh Richard Dennis atau biasa dikenal dengan istilah turtle rules, mewajibkan sebuah sistem trading yang lengkap harus memiliki 6 hal, yaitu:

1. Market – apa yang harus dibeli/dijual Hal pertama yang harus diperhatikan adalah pasar apa yang akan kita tradingkan, Apakah pasar saham, pasar forex, pasar komoditi atau sebagainya, seperti saham perusahaan apa yang kita beli atau pasangan mata uang mana yang akan kita mainkan Hal ini termasuk Diversifikasi.

2. Ukuran – berapa banyak yang harus dijual/dibeli Ukuran akan berapa banyak yang harus dijual/dibeli mempengaruhi diversifikasi dan money management. Praktisnya adalah jumlah maksimum Open Posisi yang diizinkan.

2. Ukuran – berapa banyak yang harus dijual/dibeli Ukuran akan berapa banyak yang harus dijual/dibeli mempengaruhi diversifikasi dan money management. Praktisnya adalah jumlah maksimum Open Posisi yang diizinkan. 3. Entry – kapan melakukan membuka Posisi. Apabila kita telah membuat suatu sistem yang cukup canggih, maka sistem tersebut akan memberikan kita signal kapan waktu terbaik untuk memasuki pasar

4. Stop – kapan menutup posisi (dalam keadaan rugi) Turtle rules berkata bahwa trader yang tidak mau menutup posisi di saat merugi tidak akan bertahan dalam jangka waktu panjang.

5. Exit - kapan menutup posisi (dalam keadaan profit) Selain menentukan batas kerugian, turtle rules juga mengharuskan menentukan kapan harus keluar pada keadaan profit.

6. Taktik – bagaimana cara membeli dan menjual Seluk beluk cara melakukan pembukaan posisi juga perlu diperhitungkan, mengingat pada keadaan tertentu kadang transaksi kita dalam status menunggu hingga keuntungan datang (status floating loss) Performance.

Pada usia 25 Dennis menjadi jutawan (USD millionaire) - Tahun 1983 merekrut dan melatih 13 orang yang dikenal dengan istilah 'The Turtles'. Ketika Senin Kelabu (Black Monday) terjadi pada tahun 1987, Dennismengalami kerugian secara tak terduga sebesar $10 juta dan secara totalmenjadi $ 50 juta selama periode 1987-1988.

Sekian pembelajaran sistem trading kuya ini..
Happy Trading, Semoga Cuan

Roy Baroes

* Kompilasi dan pembelajaran dari berbagai sumber

Saturday, January 7, 2012

Apa itu Swing Trading?

Apa itu Swing Trading?

Swing Trading adalah gaya trading saham  yang mencoba untuk memanfaatkan pergerakan jangka pendek di pasar saham. Seorang swing trader biasanya memegang saham selama 2 sampai 5 hari.

Ini adalah teknik dan strategi trading  yang cocok bagi para trader  yang punya pekerjaan rutin sehari-hari di kantor seperti saya yang sehari-hari sebagai geophysicist dan tidak dapat melakukan trading layaknya day trader, tapi masih sempat untuk melakukan riset pergerakan harga setelah pasar tutup.

Time frame inu merupakan faktor penting dan unik sehingga kita berpotensi dapat menangkap ledakan pergerakan saham dalam periode waktu yang sangat singkat waktunya dengan mengamati dan menangkap kapan saham-saham yang sedang dalam trending kuat mengalami koreksi dan pullback kembali kejalur bullish.