Sunday, January 29, 2012

Turtle Trading System

Sebagai seorang trader, baik saham, forex, future dan lainnya, memiliki sebuah trading system yang sesuai dengan gaya kita masing-masing adalah suatu hal yang utama. ini adalah tiga pilar penting dalam diri seorang trader yang biasa dikenal sebagai 3M (Mind, Money, Methode).

Kali ini kita akan mengenal secara pintas salah satu system trading yang cukup terkenal dikalangan para trader maupun investor yaitu Turtle Trading System, atau Trading bergaya kuya..he..he..

Hal yang saya suka dari system trading kuya ini adalah filosofi bahwa kesuksesan trading didapat dari proses pembelajaran daripada sekedar memiliki bakat. Dalam sekali maknanya dan sungguh mengesankan untuk dipelajari, Turtle trading pertama kali di perkenalkan oleh Richard Dennis dimana Richard Dennis percaya bahwa kesuksesan trading didapat dari proses pembelajaran daripada sekedar memiliki bakat. Denis berselisih paham mengenai hal tersebut dengan rekannya sesama trader William Eckhardt.

RIchard Dennis bergabung dengan Chicago Mercantile Exchange saat umur 17 tahun. Beberapa tahun kemudian dia mulai melakukan trading di lantai bursa Chicago Board of Trade Building. Dia memutuskan untuk menjadi trader penuh waktu pada umur 21. Dennis adalah lulusan dari DePaul University dengan gelar BA. Gelar pascasarjana didapat dari Tulane University sebelum bergabung di Chicago Board of Trade.

Pada saat liburan di Singapura, Dennis mengamati para peternak tankar kura-kura. Cara unik yang diperlihatkan para penangkar itu adalah dengan memastikan apakah si anak penyu dapat bertahan hidup atau tidak adalah dengan memasukan mereka satu persatu ke air. Penyu yang tenggelam dielimasi oleh petangkar tersebut karena dianggap tidak mampu hidup lama. Sementara yang bertahan dan berenang dianggap mampu dan dipelihara untuk dijual nantinya.

Dennis percaya bahwa kesuksesan trading didapat dari proses pembelajaran daripada sekedar memiliki bakat. Denis berselisih paham dengan rekannya sesama trader William Eckhardt, mengenai hal tersebut.

Kemudian pada tahun 1983 Dennis merekrut 13 orang murid yang juga dikenal sebagai "The Turtles" yang berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda bahkan yang tidak memiliki pengalaman dalam investasi / trading sebelumnya. Tujuannya adalah membuktikan bahwa dengan mengikuti suatu aturan tertentu dalam bertrading, seseorang dapat 'belajar' menjadi sukses dalam trading. Masing-masing muridnya itu dipercayakan untuk mengelola dana yang sama besar dan diperintahkan mengikuti sebuah aturan yang ditetapkan Dennis, disebut juga Turtle Rules. Uniknya, meskipun memiliki aturan yang sama, para muridnya itu memberikan hasil yang berbeda-beda. Program pelatihan tersebut berakhir pada tahun 1988 dan sebagian dari para Turtles menjadi Trader sukses dan sebagian gagal.

Trading sistem yang didasari oleh konsep 'Trend Follower' dan diajarkan oleh Richard Dennis atau biasa dikenal dengan istilah turtle rules, mewajibkan sebuah sistem trading yang lengkap harus memiliki 6 hal, yaitu:

1. Market – apa yang harus dibeli/dijual Hal pertama yang harus diperhatikan adalah pasar apa yang akan kita tradingkan, Apakah pasar saham, pasar forex, pasar komoditi atau sebagainya, seperti saham perusahaan apa yang kita beli atau pasangan mata uang mana yang akan kita mainkan Hal ini termasuk Diversifikasi.

2. Ukuran – berapa banyak yang harus dijual/dibeli Ukuran akan berapa banyak yang harus dijual/dibeli mempengaruhi diversifikasi dan money management. Praktisnya adalah jumlah maksimum Open Posisi yang diizinkan.

2. Ukuran – berapa banyak yang harus dijual/dibeli Ukuran akan berapa banyak yang harus dijual/dibeli mempengaruhi diversifikasi dan money management. Praktisnya adalah jumlah maksimum Open Posisi yang diizinkan. 3. Entry – kapan melakukan membuka Posisi. Apabila kita telah membuat suatu sistem yang cukup canggih, maka sistem tersebut akan memberikan kita signal kapan waktu terbaik untuk memasuki pasar

4. Stop – kapan menutup posisi (dalam keadaan rugi) Turtle rules berkata bahwa trader yang tidak mau menutup posisi di saat merugi tidak akan bertahan dalam jangka waktu panjang.

5. Exit - kapan menutup posisi (dalam keadaan profit) Selain menentukan batas kerugian, turtle rules juga mengharuskan menentukan kapan harus keluar pada keadaan profit.

6. Taktik – bagaimana cara membeli dan menjual Seluk beluk cara melakukan pembukaan posisi juga perlu diperhitungkan, mengingat pada keadaan tertentu kadang transaksi kita dalam status menunggu hingga keuntungan datang (status floating loss) Performance.

Pada usia 25 Dennis menjadi jutawan (USD millionaire) - Tahun 1983 merekrut dan melatih 13 orang yang dikenal dengan istilah 'The Turtles'. Ketika Senin Kelabu (Black Monday) terjadi pada tahun 1987, Dennismengalami kerugian secara tak terduga sebesar $10 juta dan secara totalmenjadi $ 50 juta selama periode 1987-1988.

Sekian pembelajaran sistem trading kuya ini..
Happy Trading, Semoga Cuan

Roy Baroes

* Kompilasi dan pembelajaran dari berbagai sumber

No comments:

Post a Comment